POLITIK KANTOR
Gracia Danarti
Sebagaimana sebuah negara, kantor juga mempunyai politik, tak terkecuali kantor anda.Sebagai ‘warga negara’ yang baik, semestinya anda memahami
arah politik kantor anda, karena mau tidak mau anda bersinggungan dengan hal ini dan tak mungkin menghindarinya begitu saja.Mungkin anda
beranggapan istilah ‘politik’ terlalu mengerikan dan berkootasi negatif karena hal-hal yang berbau politik itu selalu berkaitan dengan intrik-intrik dan
kelicikan. Memang, kalau tak pandai-pandai, Anda bisa terjebak di dalamnya, atau lebih buruk lagi Anda menjadi ‘korban politik’.Sebelum itu terjadi , ada strategi-strategi yang perlu anda ketahui.
Gracia Danarti
Sebagaimana sebuah negara, kantor juga mempunyai politik, tak terkecuali kantor anda.Sebagai ‘warga negara’ yang baik, semestinya anda memahami
arah politik kantor anda, karena mau tidak mau anda bersinggungan dengan hal ini dan tak mungkin menghindarinya begitu saja.Mungkin anda
beranggapan istilah ‘politik’ terlalu mengerikan dan berkootasi negatif karena hal-hal yang berbau politik itu selalu berkaitan dengan intrik-intrik dan
kelicikan. Memang, kalau tak pandai-pandai, Anda bisa terjebak di dalamnya, atau lebih buruk lagi Anda menjadi ‘korban politik’.Sebelum itu terjadi , ada strategi-strategi yang perlu anda ketahui.
Apa itu politik kantor?
Sederhananya, politik kantor adalah suatu cara memanfaatkan lingkungan
kerja kita dengan tujuan agar pekerjaan, tugas, dan tanggung jawab kita terselesaikan atau tercapai dengan baik sesuai harapan kita.Boleh dibilang, tak
ada satu kantor pun yang tidak mempunyai politik.Mengapa? karena, dalam suatu kantor terdapat beberapa orang dengan tugas serta tanggung jawab berbeda,
yang menyebabkan tiap-tiap orang mempunyai siasat untuk sampai ke tujuan masing-masing, baik yang diupayakannya sendiri maupun secara
berkelompok. Jika setiap orang melakukan hal yang sama sehingga tercapai iklim kompetisi yang sehat, maka politik di kantor itu sehat.
Dengan kata lain, setiap orang mempunyai strategi dan kepekaan
sendiri-sendiri dalam menangkap isyarat-isyarat dari lingkungannya dan
menentukan tindakan-tindakan yang menurutnya paling tepat untuk diambil.
Politik selalu identik dengan intrik?
Politik di tempat kerja memang sering
kali dikonotasikan negatif dan identik dengan intrik-intrik. Hal ini terjadi
karena yang tercipta adalah suasana kompetisi yang negatif, dimana tujuan utamanya adalah mencengkramkan kekuasaaan
dan pengaruh yang kuat, bukan lagi memberi kontribusi yang memadai kepada perusahaan.Padahal, jika tujuan yang ingin dicapai lewat
berpolitik itu adalah kulaitas kerja yang lebih baik, tidak semata-mata karena ambisi untuk meraih posisi tanpa mengindahkan hal-hal lain, maka politik yang
berjalan adalah politik kantor yang benar.
Perlukah kita mempedulikan politik kantor?
Ya! Pertama, agar pekerjaan bisa anda selesaikan dengan
lancar, karena anda tahu celah-celah sulit dan bagaimana menembusnya degnan
cara taktis.kedua, agar anda mengenal sekeliling anda dan tidak salah langkah.Orang
yang tidak mau mengenal politik kantor , ibarat katak dalam tempurung, karena ia tidak tahu apa-apa.Lebih jauh lagi, ketidaktahuan ini bisa berakibat
buruk.misalnya anda menganggap salah satu rekan kerja anda sebagai teman kerja yang baik, tanpa menyadari bahwa ia sedang memanfaatkan anda
sebagai salah satu”bidak catur” untuk
kepentingan ambisinya.
Bagaimana mengenali politik di kantor kita?
anda harus rajin melakukan pengamatan , menjadi orang yang
terbuka(suka menyerap informasi dan bertanya), menciptakan kesan bahwa anda bisa dipercaya.Namun, yang tak kalah penting, anda
diharapkan pandai menciptakan komunikasi serta interaksi yang bersifat netral.dengan begitu, informasi yang anda butuhkan bisa segera anda
dapatkan, dan proses pengenalan anda bisa berjalan mulus.
Politik kantor hanya dilakukan oleh posisi
menengah ke atas
Tidak.Siapapun bisa berpolitik.Orang- orang dengan jabatan
tingi belum tentu bisa menciptakan suatu atmosfer yang memicu timbulnya
politik.Bisa jadi yang memenentukan adalah orang-orang yang ada di bawahnya, tetapi mempunyai
pengaruh cukup kuat.Di kalangan bawah, politik pun bisa bergulir.misalnya, mereka berkolompok untuk mendapatkan informasi rahsia dan
sengaja membuat geger perusahaan untuk menekan pihak manajemen.Oleh sebab itu, sebaiknya anda berhati-hati jika ingin melibatkan diri dalam politik
kantor.Anda tahu risiko yang akan anda pikul. Bolehkah kita terlibat di dalamnya
Mengenali ‘tokoh politik’…
Karena politik kantor itu melibatkan orang-orang tertentu, gaya berinteraksi dan komunikasi antarpersonal, serta upaya mengembangkan hubungan taktis dan melancarkan pekerjaan, maka yang perlu anda perhatikan atau cari adalah:
Karena politik kantor itu melibatkan orang-orang tertentu, gaya berinteraksi dan komunikasi antarpersonal, serta upaya mengembangkan hubungan taktis dan melancarkan pekerjaan, maka yang perlu anda perhatikan atau cari adalah:
Orang-orang yang berpengaruh
Tokoh berpengaruh di sini tidak selalu
identik dengan abatan yang tinggi, tetapi dari seberapa kuat posisisnya dalam
pengambilankeputusan
Orang yang dekat dengan pimpinan
Biasanya dia sering diandalkan atasan,
dimintai pendapat dalam berbagai rapat, bahkan di luar kantor dia sering
terlihat mendampingi atasan.Tak terlalu salah kalau kita berasumsi dia punya ‘pengaruh’ terhadap
atasan, sehingga kalau anda menghadapi masalah dan perlu pertimbangan atasan segera, anda bisa memanfaatkan bantuannya.
"Klik" atau kelompok yang
terlihat menonjol
Perhatikan bagaimana mereka berinteraksi baik satu sama
lain maupun saat berurusan dengan orang di luar kelompoknya. Pengelompokan mungkin terjadi antara mereka yang berasal dari almamater yang sama , atau
memiliki latar belakang ketrampilan atau idealisme yang sama.Bahkan juga mungkin terjadi karena minat, hobi, dan gaya hidup yang sama.
Jika melakukan pendekatan pada kelompok tertentu, tentu saja harus disesuaikan dengan kelompoknya
Pola Interaksi
Selain individu atau kelompok, ada baiknya anda peka terhadap
pola interaksi dan komunikasi antarindividu di kota anda.Misalnya, anda sering terlihat bersam si B, tetapi isi komunikasi mereka hanya hal-hal ringan.Sementara intensitas
hubungan si A dan si C tampaknya biasa saja, tetapi komunikasi yang mereka lakukan lebih berbobot, isi pembicaraan menyangkut isu penting di dalam kantor dan
mempunyai pengaruh pada pekerjaan.
Bahasa terselubung
Andapun diharapkan cukup pandai menerjemahkan bahasa terselubung
yang kerap dipakai dalam situasi politik kantor.Contohnya, seorang atasan mengatakan, “karena Pak Deni sudah tidak di kantor
kita lagi, yang kan meminpin divisi anda sekalian adalah Bu Helen, yang dalam hal ini akan dibantu oleh Nike” Kalau disimak lebih dalam
lagi, mungkin di balik kalimat itu, ada makna lain: "karena setelah sekian periode performa Pak Deni buruk dan karirnya
dipecat,maka Bu Helen untuk sementara waktu memimpin divisi
anda.karena Bu Helen pun bukan pengganti yang tepat, maka dia harus dibantu oleh Nike yang lebih memiliki kompetensi."
Semoga bermanfaat !!!
anda.karena Bu Helen pun bukan pengganti yang tepat, maka dia harus dibantu oleh Nike yang lebih memiliki kompetensi."
Semoga bermanfaat !!!
